Salah satu dzikir yang sering diucapkan oleh banyak orang dalam rangka memohon pembukaan pintu rezeki adalah “Hasbunallahu wa ni’mal wakeel” (حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ). Dzikir ini berasal dari Al-Quran, tepatnya dalam Surah Ali ‘Imran (3:173-174). Artinya dalam bahasa Indonesia:
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.”
Orang-orang sering mengucapkannya sebagai bentuk kepercayaan dan ketergantungan pada Allah SWT sebagai Pelindung dan Penyedia rezeki. Selain dzikir ini, berikut beberapa doa dan dzikir lain yang juga dapat membantu membuka pintu rezeki:
1. Doa Nabi Adam
“Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanaa kunan minal-khaasiriin” (Surah Al-A’raf, 7:23). Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, pasti kami termasuk orang-orang yang merugi.”
2. Doa Nabi Yunus
“Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zaalimiin” (Surah Al-Saffat, 37:143-144). Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
3. Dzikir Istighfar
Mengucapkan istighfar dengan penuh kerendahan hati adalah cara yang baik untuk memohon ampunan dan membuka pintu rezeki. Contoh: “Astaghfirullahal ‘adzim” (أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ).
4. Dzikir Khusus Rezeki
Dzikir-dzikir seperti “Yaa Fattahu” (يَا فَتَّاحُ) atau “Yaa Razzaqu” (يَا رَزَّاقُ) yang artinya “Wahai Yang Membuka” dan “Wahai Yang Memberi Rezeki”.
5. Doa yang Bersifat Pribadi
Selain doa-doa yang ada dalam kitab suci, Anda juga dapat berbicara kepada Allah dengan bahasa Anda sendiri. Berbicaralah dengan tulus dan penuh keyakinan tentang kebutuhan dan harapan Anda.
Tetaplah beribadah dengan penuh keikhlasan dan konsistensi. Ingatlah bahwa rezeki datang dari Allah SWT dan bisa datang dalam berbagai bentuk. Doa dan dzikir adalah sarana untuk mengungkapkan ketergantungan kita pada-Nya dan memohon keberkahan dalam hidup kita.














